Saudagar.News, Sidrap – Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif tanam perdana Indeks Pertanaman (IP) 200 menuju IP 300 di Kelurahan Sidenreng, Kecamatan Watang Sidenreng, Selasa (3/6/2025).
Penanaman perdana dilakukan di demplot seluas ±1 hektare milik H. Joto, yang dikelola oleh Kelompok Tani Malomoe. Varietas padi yang ditanam Inpari tujuh dengan penggunaan pupuk organik.
Bupati Syaharuddin menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung ketahanan pangan nasional, khususnya melalui peningkatan produktivitas sektor pertanian di wilayahnya.
“Selama kita konsentrasi dan fokus di bidang pertanian, inilah masa keemasan kita, masa kejayaan petani di Kabupaten Sidrap. Saat ini kita sedang menikmati harga hasil tani yang cukup tinggi. Oleh karena itu, mari kita semua bersinergi untuk mendukung para petani,” ujarnya.
Ia berharap produksi padi di wilayah tersebut dapat meningkat signifikan, dari rata-rata 7 ton per hektare menjadi 10 ton per hektare.
“Mudah-mudahan panen mendatang, khususnya di Kecamatan Watang Sidenreng, bisa meningkat. Kalau kemarin panen kita mencapai 7 ton per hektare, semoga ke depan bisa mencapai 10 ton,” harapnya.
Bupati juga mengajak para petani untuk senantiasa memanjatkan doa dan tidak lupa menunaikan zakat pertanian setelah panen.
“Insya Allah, jika bapak, ibu, anak-anak rajin ke masjid dan berdoa, tanaman padi terhindar dari hama dan hasilnya baik. Setelah panen, jangan lupa keluarkan zakatnya,” ujar Syaharuddin.
Bupati Syaharuddin menyampaikan adanya program cetak sawah dari Kementerian Pertanian seluas kurang lebih 5.000 hektare.
Masyarakat yang memiliki lahan dan ingin mengalihfungsikan menjadi sawah untuk segera mendaftarkan lahannya.
Selain itu, Bupati menyerahkan bantuan pupuk organik secara simbolis kepada Ketua KTNA dan perwakilan Gapoktan Kecamatan Watang Sidenreng. (*)
View this post on Instagram








