Komisi B DPRD Makassar Rapat Mnitoring dan Evaluasi Soroti Enam Tak Berkinerja Baik

Saudagar.News, Makassar – Komisi B DPRD Kota Makassar rapat monitoring dan evaluasi (monev) enam perusahaan milik Pemkot Makassar tak satupun yang menunjukan progres baik pada triwulan I 2025. Selasa (15/4/2025).

Ketua Komisi B DPRD Kota Makassar Ismail menyoroti kinerja enam Perusahaan Daerah Kota Makassar. Ada tiga perusda yang tidak produktif yaitu Rumah Potong Hewan, Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dan PD Terminal Makassar Metro. Ia bahkan sudah melihat langsung kondisi beberapa perusda Makassar.

“Ada banyak pengeluaran di saat menjelang lebaran. Ada THR-nya, ada sembakonya untuk dibagikan,” ucap Ismail.

Kendala besar PD Terminal,  karena semua mobil penumpang antar daerah tak lagi masuk di terminal.

“Semua mobil-mobil penumpang itu tidak ada lagi, hampir tidak ada lagi pelat kuning. Semuanya pelat hitam. Coba kita lihat di wilayah Daya. Hal sama terjadi di Malengkeri itu warna-warna pelat kuning, itu kan yang ada di depan Polsek, itu yang mau tertibkan,” ujarnya.

Sedangkan PD RPH mengalami hal yang sama, seakan mati suri. Kalau yang lain, saya kira butuh manajemen yang betul-betul matang,” ungkapnya.

Ismail mengingatkan, kinerja perusda harus digenjot pada triwulan kedua ini. Ismail juga sangat mendukungnya evaluasi yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Makassar.

“Direksi-direksi ini kurang maksimal. Dari sisi rekomendasi, di triwulan pertama ini, hampir semua Perusda itu tidak berjalan sebagaimana yang kita inginkan,” ujarnya.

Terkhusus untuk Perumda Parkir Makassar Raya, butuh pembenahan. Sudah seharusnya PD Parkir menggunakan metode tunai terhadap penarikan tarif parkir.