SAUDAGAR.NEWS, Sinjai – Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Sinjai, Irwan Suaib turun langsung memastikan keberlanjutan pendidikan anak pasangan Katenni (40) dan Riski (32), yang sebelumnya viral karena kisah permintaan pinjaman beras melalui secarik kertas, Kamis (15/01/2026).
Langkah tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut arahan Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif agar pelayanan pendidikan benar-benar dirasakan oleh seluruh masyarakat, khususnya warga yang berada dalam kondisi ekonomi kurang mampu.
Didampingi jajaran Dinas Pendidikan, Irwan Suaib mengunjungi SD Negeri 220 Salohe yang berada di Dusun Balle, Desa Tompo Bulu, Kecamatan Bulupoddo, tempat anak pasangan tersebut menempuh pendidikan.
Dalam kunjungan itu, Dinas Pendidikan Sinjai menyalurkan bantuan perlengkapan sekolah berupa seragam, tas, sepatu, kaos kaki, serta alat tulis melalui program Disdik Peduli.
“Pendidikan adalah hak setiap anak. Kami hadir untuk memastikan tidak ada anak di Sinjai yang terhambat pendidikannya hanya karena keterbatasan ekonomi keluarga,” kata Irwan Suaib di sela-sela kunjungan.
Usai dari sekolah, rombongan Kadisdik Sinjai melanjutkan kunjungan dengan berjalan kaki menuju rumah Katenni dan Riski.
Di kediaman sederhana tersebut, Irwan berdialog langsung dengan keluarga guna memastikan anak mereka telah terdaftar sebagai penerima beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP).
Menurut Irwan, program PIP menjadi salah satu bentuk komitmen pemerintah dalam membantu anak-anak dari keluarga prasejahtera agar tetap dapat mengenyam pendidikan secara layak.
Kehadiran langsung Kepala Dinas Pendidikan Sinjai ini menjadi wujud kepedulian dan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga hak pendidikan setiap anak, sekaligus memastikan tidak ada warga yang luput dari perhatian.







