SAUDAGAR.NEWS, Sinjai – Relawan Literasi Masyarakat (Relima) Lokus Kabupaten Sinjai kembali menghadirkan inovasi pembelajaran dengan memadukan metode konvensional dan teknologi digital dalam kegiatan Vocab Hunting (Berburu Kosa Kata) Bahasa Inggris di SD Negeri No. 53 Kalamisu, Selasa (14/07/2026).
Kegiatan tersebut dirancang untuk memperkaya penguasaan kosakata bahasa Inggris siswa sekolah dasar melalui pendekatan blended learning, yakni menggabungkan aktivitas berburu kata secara langsung di lingkungan sekolah dengan permainan edukatif berbasis aplikasi Baamboozle.
Koordinator Relima Lokus Sinjai, Irmayanti mengatakan, perpaduan dua metode tersebut mampu menciptakan pengalaman belajar yang lebih interaktif sekaligus menyenangkan bagi peserta didik.
“Kami memadukan metode konvensional seperti berburu kata secara langsung di lingkungan sekolah dengan permainan digital menggunakan aplikasi Baamboozle. Anak-anak belajar secara berkelompok, menjawab tantangan kosakata melalui sistem poin, sehingga proses belajar menjadi lebih aktif, kompetitif, dan tetap menyenangkan. Pendekatan ini terbukti efektif meningkatkan minat belajar sekaligus memperkaya perbendaharaan kata bahasa Inggris siswa,” ujarnya.
Inovasi tersebut mendapat apresiasi dari pihak sekolah. Kepala SD Negeri No. 53 Kalamisu, Hj. Hartati menyampaikan bahwa pemanfaatan media pembelajaran digital menjadi penyegaran dalam proses belajar mengajar dan mampu meningkatkan partisipasi siswa di kelas.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan Relima Lokus Sinjai. Penggunaan aplikasi Baamboozle memberikan suasana belajar yang lebih hidup, membuat anak-anak antusias mengikuti pembelajaran, dan menjadi alternatif yang sangat baik bagi guru untuk menciptakan proses belajar yang tidak monoton,” katanya.
Sepanjang kegiatan berlangsung, para siswa tampak antusias mengikuti setiap sesi, baik saat berburu kosakata di lingkungan sekolah maupun ketika mengikuti permainan edukatif melalui aplikasi Baamboozle.
Suasana kompetisi yang sehat disertai gelak tawa mewarnai jalannya kegiatan.
Melalui metode tersebut, para siswa mampu mengenal dan mengingat puluhan kosakata baru dalam bahasa Inggris dengan lebih cepat.
Relima Lokus Sinjai berharap inovasi pembelajaran berbasis teknologi ini dapat menjadi inspirasi bagi para pendidik di Kabupaten Sinjai untuk terus mengembangkan media pembelajaran yang kreatif, adaptif, dan mendukung peningkatan literasi anak.







