SAUDAGAR.NEWS, Sinjai – Pondok Pesantren Tahfizhul Qur’an (PPTQ) Wahdah Islamiyah Sinjai melantik 24 pengurus Organisasi Santri Wahdah Islamiyah (OSWIS) periode 2026–2027.
Pelantikan tersebut dirangkaikan dengan Musyawarah Kerja (Musyker) sebagai upaya memperkuat organisasi sekaligus membentuk karakter kepemimpinan santri.
Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Aula PPTQ Wahdah Islamiyah Sinjai. Seluruh pengurus yang dilantik mengucapkan ikrar sebagai bentuk komitmen untuk mengemban amanah dan menjalankan roda organisasi selama satu periode kepengurusan.
Pimpinan PPTQ Wahdah Islamiyah Sinjai, Ustaz KM. Hamdan Munir, Lc., dalam tausiahnya menekankan bahwa kepemimpinan merupakan amanah yang akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT.
Karena itu, para pengurus diharapkan menjaga keikhlasan, meningkatkan kedisiplinan, serta menjadikan organisasi sebagai sarana pembinaan diri dan pengabdian.
“Jabatan bukanlah sebuah kehormatan yang patut dibanggakan, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, keikhlasan, dan semangat melayani. Menjadi pengurus OSWIS berarti siap mempertanggungjawabkan amanah itu di hadapan Allah SWT serta menjadikan kepemimpinan sebagai sarana belajar, membangun kedisiplinan, dan mengabdikan diri demi kemajuan organisasi dan pembinaan sesama santri,” ujarnya.
Usai pelantikan, kegiatan dilanjutkan dengan Musyawarah Kerja yang digelar di Pondok Tahfiz Sinjai Borong. Forum tersebut menjadi wadah bagi seluruh pengurus untuk menyusun arah kebijakan organisasi, merumuskan program kerja setiap divisi, serta menetapkan target yang akan dicapai selama masa kepengurusan.
Musyawarah berlangsung aktif dengan semangat kebersamaan. Masing-masing divisi mempresentasikan rancangan program kerja yang kemudian dibahas bersama agar menghasilkan program yang terarah, realistis, dan sejalan dengan visi pembinaan Pondok Pesantren Tahfizhul Qur’an Wahdah Islamiyah Sinjai.
Melalui pelantikan dan Musyker ini, diharapkan kepengurusan OSWIS periode 2026–2027 mampu melahirkan pemimpin-pemimpin santri yang berintegritas, menjadi teladan di lingkungan pesantren, serta berkontribusi dalam menciptakan budaya belajar, disiplin, dan dakwah yang lebih baik.
Kegiatan tersebut juga menjadi momentum awal bagi pengurus baru untuk mengawali masa pengabdian dengan mengedepankan kolaborasi, inovasi, dan tanggung jawab demi kemajuan organisasi serta pembinaan karakter santri di PPTQ Wahdah Islamiyah Sinjai.







