SAUDAGAR.NEWS, Sidrap – Tim futsal PGRI Kabupaten Bone harus mengakui keunggulan PGRI Kabupaten Barru pada partai final Pekan Olahraga, Seni, dan Pembelajaran (Porsenijar) PGRI Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan 2026 yang berlangsung di Kabupaten Sidrap, Minggu (05/7/2026) malam.
Laga puncak berlangsung sengit sejak peluit awal dibunyikan. Kedua tim saling menekan dan menciptakan sejumlah peluang, namun kokohnya lini pertahanan serta penampilan gemilang para penjaga gawang membuat pertandingan berakhir tanpa gol hingga waktu normal usai dengan skor 0-0.
Pemenang akhirnya ditentukan melalui adu penalti. PGRI Barru tampil lebih efektif dan berhasil mengamankan kemenangan dengan skor 4-2.
Hasil itu mengantarkan PGRI Barru keluar sebagai juara cabang futsal Porsenijar PGRI Sulawesi Selatan 2026.
Sementara PGRI Bone harus puas mengakhiri perjuangannya sebagai runner-up setelah menampilkan performa konsisten sejak fase penyisihan hingga partai final.
Pelatih futsal PGRI Bone, Coach Andi Nakir mengapresiasi perjuangan seluruh pemain yang telah memberikan penampilan terbaik sepanjang turnamen.
Menurutnya, capaian sebagai runner-up merupakan hasil yang patut disyukuri dan menjadi motivasi untuk meraih prestasi yang lebih baik pada kesempatan berikutnya.
“Alhamdulillah, kami bersyukur bisa mencapai babak final dan menjadi runner-up. Seluruh pemain sudah berjuang maksimal hingga detik terakhir. Walaupun hasil adu penalti belum berpihak kepada kami, saya bangga dengan semangat, kerja keras, dan kekompakan tim. Terima kasih kepada seluruh keluarga besar PGRI Bone dan masyarakat yang telah memberikan doa serta dukungan. Insyaallah, hasil ini akan menjadi motivasi bagi kami untuk kembali lebih kuat pada ajang berikutnya,” ujarnya.
Prestasi sebagai runner-up ini menjadi pencapaian membanggakan bagi PGRI Bone sekaligus menunjukkan daya saing tim futsal mereka di tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.







