Dua Nelayan Asal Jeneponto Dilaporkan Hilang di Perairan Sinjai

SAUDAGAR.NEWS, Sinjai – Dua orang nelayan dilaporkan hilang saat melaut di perairan Teluk Bone, tepatnya di sekitar Kecamatan Pulau Sembilan, Kabupaten Sinjai, Minggu (11/01/2027).

Keduanya diketahui bernama Lili dan Rezky, warga Kabupaten Jeneponto yang berdomisili di Desa Angkue, Kecamatan Kajuara, Kabupaten Bone.

Analis Kebencanaan BPBD Sinjai, Andi Oktave Amir menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.30 WITA.

Berdasarkan laporan keluarga korban, Lili dan Rezky berangkat melaut sejak pukul 15.00 WITA untuk memancing dan memasang jaring di sekitar Pulau Sembilan dengan menggunakan perahu nelayan.

“Sekitar pukul 17.30 Wita terjadi angin kencang. Korban sempat berencana berlabuh di pulau terdekat, namun tali jangkar perahu mereka putus,” ujar Andi Oktave Amir kepada media, Senin (12/01/2026).

Ia menambahkan, setelah jangkar putus, kedua korban memutuskan kembali menuju Desa Angkue.

Namun di tengah perjalanan, perahu yang mereka gunakan mengalami mati mesin sehingga menyebabkan keduanya kehilangan kontak.

“Menurut informasi pelapor, perahu korban mengalami mati mesin di perjalanan pulang. Sejak saat itu hingga kini, keberadaan keduanya belum diketahui,” jelasnya.

Upaya pencarian awal telah dilakukan oleh pihak keluarga di sekitar lokasi kejadian, namun belum membuahkan hasil.

BPBD Kabupaten Sinjai juga telah melakukan koordinasi lintas instansi untuk mempercepat proses pencarian.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Basarnas Kabupaten Bone, Polair Polres Sinjai, Syahbandar Sinjai, serta Polsek Pulau Sembilan untuk melakukan pencarian dan penanganan lebih lanjut,” sambungnya.

Hingga berita ini diturunkan, Lili dan Rezky masih dinyatakan hilang dan proses pencarian terus dilakukan oleh pihak terkait.

BPBD Sinjai juga mengimbau nelayan agar meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca, khususnya saat terjadi angin kencang di wilayah perairan.