SaudagarNews,SoppengKepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Soppeng, Andi Sumanggerukka mengajak dan menghimbau kepada seluruh tenaga pendidik yang ada di kabupaten Soppeng, agar melakukan vaksin, hal ini diungkapkan saat menghadiri acara Maulid Nabi Muhammad SAW, di Sekolah SMP 1 Marioriwawo, kamis (4/11/2021).
Andi Sumangerukka juga mengatakan untuk saat ini pemerintah Kabupaten Soppeng untuk mencapai 70 persen masyarakat yang akan di vaksin, tapi saat ini baru sekitar 40 persen masyarakat Soppeng yang baru di vaksin.
“Saya berharap kepada kepala sekolah, tetap menerapkan Prokes bagi siswa dan siswi, bgitupun dengan rekan tenaga pengajar aga kiranya melakukan Vaksin bagi yang belum,” ungkap Andi Sumangerukka.
Pihaknya juga menyampaikan dengan tegas bahwa Bupati Soppeng telah mengeluarkan surat edaran bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tidak memiliki sertifikat Vaksin akan ditangguhkan pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP).
“Jadi bukan diambil haknya, cuma akan di tangguhkan bila mana belum melakukan Vaksin,” tuturnya.
Dia juga menyampaikan bahwa nantinya setiap Sekolah akan di bentuk Tim Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 guna memantau siswa dan siswi dalam penerapan protokol kesehatan selama berada di sekolah.
“Jangan sampai kita lengah dengan mengabaikan prokes, dikarenakan kasus covid di Soppeng sudah menurun,” pungkasnya.
Selain itu, dirinya juga memaparkan, guna meminimalisir terjadinya lakalantas, pihaknya telah melakukan MOU dengan Kasatlantas Polres soppeng, dalam hal berlalulintas dengan baik, terkhusus bagi para pelajar Smp yang memang belum cukup umur utuk berkendara.
“Kemarin kami lakukan MOU, jadi ada kebijakan bagi para siswa dan siswi yang berkendara dari rumah ke sekolah begitupun sebaliknya serta memakai seragam, masih di beri kebijaksanaan. Namun, diluar dari itu, maka akan tetap akan di tindak bila mana melanggar,” terangnya.













