SAUDAGAR.NEWS, Sinjai – Masjid Al Ikhlas Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an (PPTQ) Wahdah Islamiyah Sinjai resmi diresmikan, Sabtu (17/01/2026).
Masjid yang terletak di Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Sinjai Borong ini akan diproyeksikan menjadi pusat pendidikan Al-Qur’an dan pembinaan generasi Qur’ani di wilayah dataran tinggi Kabupaten Sinjai.
Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita oleh Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Sinjai, Andi Ilham Abu Bakar, yang hadir mewakili Bupati Sinjai.
Kegiatan ini turut dihadiri Ketua Yayasan Pendidikan Al-Islami Sinjai (YPAIS), unsur DPW Wahdah Islamiyah Sulawesi Selatan, Dewan Penasehat dan pengurus DPD Wahdah Islamiyah Sinjai, serta masyarakat setempat.
Ketua YPAIS, Ustadz Irsan, menyampaikan bahwa masjid tersebut sejatinya telah dimanfaatkan oleh masyarakat sejak sekitar satu tahun terakhir.
Namun, peresmian ini menjadi penanda resminya Masjid Al Ikhlas sebagai pusat kegiatan pendidikan dan dakwah.
“Hari ini memang peresmian masjid, tapi penggunaannya sudah mulai difungsikan sejak setahun yang lalu oleh masyarakat. Kami mengucapkan terima kasih tak terhingga kepada pewakaf lahan, para donatur, masyarakat, dan pemerintah setempat yang telah mendukung secara moril maupun materi,” ujarnya.
Ia menambahkan, Masjid Al Ikhlas akan difungsikan secara maksimal sebagai pusat pengembangan PPTQ Wahdah Islamiyah Sinjai Borong.
Mulai tahun ini, pihak yayasan menargetkan penerimaan santri baru dengan program unggulan tahassus.
“Insya Allah mulai tahun ini kita targetkan menerima santri baru. Masjid ini akan difungsikan lebih maksimal untuk PPTQ tingkat SMP dan SMA, dengan target lulusan mampu menghafal 30 juz, berbahasa Arab, dan berbahasa Inggris,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua DPD Wahdah Islamiyah Sinjai, Ustadz Muhammad Saleh Kurdi, menegaskan bahwa peresmian Masjid Al Ikhlas bukan sekadar peresmian bangunan fisik, melainkan bagian dari ikhtiar besar melahirkan generasi Qur’ani di Kabupaten Sinjai.
“Untuk lahirnya PPTQ ini tentu dibutuhkan orang-orang baik, mulai dari wakaf lahan, donatur, hingga dukungan berbagai pihak. Masjid ini adalah pondasi dakwah dan pendidikan Al-Qur’an bagi generasi Sinjai ke depan,” ungkapnya.
Di sisi lain, Asisten II Setdakab Sinjai, Andi Ilham Abu Bakar, menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Sinjai mendukung penuh pemanfaatan masjid sebagai pusat pendidikan dan pembinaan umat.
Ia berharap terjalin kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah daerah dan Wahdah Islamiyah.
“Kami berharap ada kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah daerah dan Wahdah Islamiyah untuk melahirkan generasi yang religius dan unggul. Lingkungan Sinjai Borong yang sejuk sangat mendukung proses pendidikan tahfidz,” katanya.







