SaudagarNews,Soppeng—Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Pemdes) dan Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Soppeng gandeng Kejaksaan Negeri (Kejari) Watansoppeng gelar sosialisasi Jaga Desa yang Dilaksanakan di aula Kantor Desa Watu Toa, Kecamatan Marioriwawo, Soppeng,. Senin (24/2/2025).
Dalam kegiatan ini dihadiri oleh seluruh kepala Desa, Staf Desa, dan ketua BPD seluruh Kecamatan Marioriwawo dan Kejaksaan Watansoppeng. Kegiatan yang bertajuk ‘Jaga Desa’ dimana peran Jaksa dalam menjaga pengelolaan keuangan Desa di Kabupaten Soppeng.
Sambutan Ketua DPC Apdesi Soppeng, A. Sillang, SE mengungkapkan bahwa kegiatan ini dapat terlaksana atas petunjuk dari Kejari Soppeng, serta di kegiatan ini dapat memberikan solusi dan perlindungan terhadap masalah yang ada di pemerintah Desa.
“Kami harap kepada Kejari Soppeng dapat memberikan pembinaan, pengawalan dan pengawasan bagi kita dalam menjalankan tugas dan wewenang yang ada di Desa,” ungkap A. Sillang.
Pihaknya juga mengatakan melalui Aplikasi Jaga Desa dapat di implementasikan di desa dalam kontroling terhadap perencanaan kegiatan desa dan pertanggung jawaban keuangan desa.
“Melalui aplikasi Jaga Desa, kami berharap Kejari dapat mengontrol kegiatan desa mulai dari perencanaan sampai pertanggung jawaban keuangan desa,” tuturnya.
Sementara sambutan kepala Dinas Pemdes Soppeng yang di wakili oleh kepala Bidang Pemerintahan Desa, A. Muhammad Qisthim mengungkapkan bahwa kegiatan ini sangat membantu instansi Pemdes dalam menjaga desa dalam pengelolaan keuangan Desa.
“Kami sangat berterima kasih kepada Kejari Watansoppeng membantu kami memberikan bantuan hukum dan dalam menjaga pengelolaan keuangan Desa,” ucap A. Qisthim atau sapaannya Pung Bro.
Di akhir sambutannya, Pung Bro memberikan pantun untuk membuka kegiatan Jaga Desa, “Ubur-ubur Ikan Lele, Mari Kita Mulai Kegiatan Ini Lee,” ujar Pung Bro sambil tersenyum.
Sekedar diketahui bahwa kegiatan ini dilaksanakan di 4 lokasi diantaranya, pada tanggal 24 Februari 2025 di Desa Kebo dan Desa Watu Toa, 25 Februari 2025 di Desa Kessing dan Desa Timusu.













