SAUDAGAR.NEWS, Sinjai – Menjelang puncak perayaan Hari Suci Nyepi dan Hari Raya Idulfitri 1447 H, PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Sinjai melakukan berbagai langkah antisipatif untuk memastikan pasokan listrik tetap aman dan andal bagi masyarakat.
Sejumlah upaya dilakukan PLN guna meminimalisir potensi gangguan jaringan listrik di wilayah Sinjai. Salah satunya dengan melakukan pemangkasan hingga penebangan pohon yang berpotensi mengganggu jaringan listrik.
Selain itu, petugas juga memasang alat penghalang binatang pada jaringan listrik guna mengurangi risiko gangguan yang disebabkan oleh aktivitas hewan.
Tak hanya itu, PLN juga melakukan pengecekan kondisi peralatan di jaringan listrik menggunakan alat deteksi khusus. Langkah ini bertujuan untuk memastikan seluruh komponen jaringan dalam kondisi baik sehingga potensi gangguan dapat diminimalisir sejak dini.
Manager PLN ULP Sinjai, Raden Ocky Lovyanda Saputra, mengatakan berbagai upaya tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen PLN dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya pada momentum hari besar keagamaan.
“Harapannya dengan dilaksanakannya beberapa langkah ini, potensi gangguan listrik dapat diminimalisir, terlebih saat puncak perayaan Hari Suci Nyepi dan Hari Raya Idulfitri,” ujarnya, Senin, (16/3/2026).
Raden juga berharap agar masyarakat memberikan izin kepada petugas jika terdapat pohon milik warga yang sudah mendekati jaringan listrik agar dapat dilakukan pemangkasan atau penebangan demi menjaga keamanan jaringan.
Selain itu, PLN mengingatkan masyarakat agar melakukan pembayaran tagihan listrik sebelum jatuh tempo pada tanggal 20 setiap bulan. Hal ini diharapkan dapat membantu masyarakat menikmati suasana Lebaran dengan lebih tenang dan nyaman tanpa khawatir adanya kendala layanan listrik.
Di sisi lain, PLN memastikan layanan pengaduan pelanggan tetap siaga selama 24 jam. Masyarakat dapat menyampaikan laporan atau pengaduan melalui aplikasi PLN Mobile maupun melalui nomor layanan pelanggan 0812-4789-2114.







