SAUDAGAR.NEWS, Sinjai – Peringatan Hari Jadi Perumda Air Minum Tirta Sinjai Bersatu ke-48 dirangkaikan dengan Hari Jadi Sinjai ke-462 dan Hari Air Sedunia, berlangsung khidmat di UMSi Maraja Convention Center, Jalan Wolter Monginsidi, Kelurahan Biringere, Kecamatan Sinjai Utara, Senin (30/03/2026) malam.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, bersama sejumlah pejabat daerah dan unsur Forkopimda. Turut hadir Ketua DPRD Sinjai Andi Jusman, Kapolres Sinjai AKBP Jamal Fathur Rakhman, perwakilan Kejaksaan Negeri Sinjai dan Kodim 1424 Sinjai.
Selain itu hadir pula Sekretaris Daerah Sinjai Andi Jefrianto Asapa, para Kepala OPD lingkup Pemkab Sinjai, pimpinan instansi vertikal, BUMN, insan pers, tokoh pemuda, serta seluruh karyawan Perumda Air Minum Tirta Sinjai Bersatu.
Direktur Perumda Air Minum Tirta Sinjai Bersatu, Nasrullah Mustamin, dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan ini menjadi momentum rasa syukur atas nikmat air sebagai sumber kehidupan.
“Kegiatan ini kami laksanakan sebagai wujud rasa syukur atas berkah yang telah diberikan Allah SWT, yaitu air. Mulai tahun ini, kami mengusung motto pelayanan air minum secara berkesinambungan selama 24 jam kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan tanpa henti, termasuk pada hari libur dan hari raya.
“Pegawai tidak mengenal istilah libur. Bahkan saat hari raya, kami tetap menyiapkan tim kerja agar masyarakat bisa menikmati hari liburnya, sementara kami tetap bekerja memberikan pelayanan terbaik,” tambahnya.
Sementara itu, Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif memberikan apresiasi atas dedikasi Perumda Tirta Sinjai Bersatu yang telah melayani masyarakat selama hampir setengah abad.
“Perumda Air Minum Tirta Sinjai Bersatu adalah ujung tombak Pemerintah Daerah dalam menyediakan layanan air bersih yang merata dan berkualitas. Saya menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran yang telah bekerja keras selama 48 tahun,” ungkapnya.
Bupati juga menyoroti berbagai tantangan dalam pengelolaan air minum, mulai dari kondisi geografis hingga kebutuhan infrastruktur, namun tetap optimistis terhadap komitmen yang telah ditunjukkan.
“Target kita ke depan adalah Universal Access, yakni akses air minum aman bagi 100 persen masyarakat Sinjai. Ini membutuhkan kerja sama semua pihak, dengan tetap memperhatikan efisiensi anggaran tanpa mengabaikan pelayanan dasar,” tegasnya.
Ia juga mendorong manajemen Perumda untuk terus berinovasi, meningkatkan tata kelola perusahaan, serta responsif terhadap keluhan masyarakat.
Selain itu, masyarakat diajak untuk turut menjaga sumber daya air demi keberlanjutan di masa mendatang.
Peringatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam menghadirkan layanan air bersih yang berkelanjutan dan berkualitas bagi seluruh masyarakat Kabupaten Sinjai.













