SAUDAGAR.NEWS, Sinjai – Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Sinjai kembali mengintensifkan upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba melalui kegiatan sosialisasi kepada pelajar.
Kali ini, edukasi bahaya narkoba menyasar siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Sinjai yang berlokasi di Jalan Andi Mandasini, Kecamatan Sinjai Utara, Selasa (27/01/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BNK Sinjai, Kompol Tamar, yang juga menjabat sebagai Wakapolres Sinjai.
Dalam kesempatan ini, ia menegaskan bahwa sosialisasi merupakan salah satu program utama BNK Sinjai dalam menekan angka penyalahgunaan narkoba.
“Salah satu program BNK Sinjai adalah melaksanakan sosialisasi kepada seluruh elemen masyarakat, terutama kepada pelajar dan mahasiswa,” ujar Kompol Tamar.
Menurutnya, pelajar dan mahasiswa menjadi sasaran utama karena merupakan generasi penerus bangsa yang harus dibekali pemahaman sejak dini.
“Karena mereka adalah generasi penerus bangsa, aset kita ke depan. Sehingga harus dibekali pengetahuan tentang bahaya penyalahgunaan narkoba,” lanjutnya.
Kompol Tamar menambahkan, kegiatan sosialisasi tidak hanya dilakukan di lingkungan sekolah dan kampus, tetapi juga menjangkau masyarakat secara lebih luas.
“Selain sekolah dan kampus, kita juga turun di desa-desa,” jelasnya.
Tak hanya edukasi, BNK Sinjai juga rutin melakukan langkah preventif lainnya di berbagai instansi.
“Termasuk di instansi-instansi, kami intens melaksanakan tes urine,” tegas Kompol Tamar.
Sementara itu, Wakil Kepala Madrasah Bidang Humas MAN 2 Sinjai, Subehiradi menyambut baik kehadiran tim BNK Sinjai dan mengapresiasi kegiatan sosialisasi tersebut.
“Kami merasa bangga atas kedatangan dari Tim BNK Sinjai bisa menyampaikan sosialisasi tentang dampak penyalahgunaan narkoba,” ungkapnya.
Ia menilai kegiatan ini sangat bermanfaat dalam memberikan pemahaman kepada peserta didik terkait bahaya narkoba.
“Jadi siswa ini bisa diedukasi mengenai bahaya narkoba yang dapat merusak kesehatan dan kejiwaan kita,” sambungnya.
Lebih lanjut, pihak madrasah berkomitmen untuk melakukan pengawasan berkelanjutan terhadap para siswa setelah kegiatan sosialisasi.
“Setelah sosialisasi ini, kami melakukan pengawasan terhadap peserta didik,” tambah Subehiradi.
Sebagai langkah lanjutan, MAN 2 Sinjai juga berencana memberikan pengalaman langsung kepada siswa terkait dampak penyalahgunaan narkoba.
“Insya Allah kami dari pihak madrasah akan membawa siswa kami ke Badan Narkotika Provinsi untuk melihat langsung dampak daripada pengguna narkoba,” jelasnya.
Rencana tersebut termasuk mengajak siswa melihat langsung proses rehabilitasi bagi para pelaku penyalahgunaan narkoba.
“Kita akan membawa siswa-siswa kami untuk melihat orang-orang yang sedang direhabilitasi. Sehingga siswa bisa melihat langsung seperti ini orang-orang yang mengalami dampak penyalahgunaan narkoba. Sehingga dari situ siswa bisa sadar bahwa ternyata dampak penyalahgunaan narkoba ini memang lebih banyak negatifnya,” pungkasnya.












