SAUDAGAR.NEWS, Bone – Kader Tapak Suci Putera Muhammadiyah Kabupaten Sinjai menunjukkan semangat persyarikatan dan solidaritas lintas daerah dengan turut mendemonstrasikan pencak silat dalam pembukaan ekstrakurikuler Tapak Suci di SMPN Satap 4 Kajuara, Kabupaten Bone, Jumat (16/10/2026).
Kehadiran kader dari Sinjai tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pengembangan Tapak Suci di wilayah pelosok Kabupaten Bone, khususnya di sekolah yang berada tidak jauh dari perbatasan kedua kabupaten.
Tapak Suci merupakan organisasi otonom Muhammadiyah yang bergerak dalam pembinaan pencak silat, sekaligus menanamkan nilai-nilai keislaman, kedisiplinan, dan akhlak kepada generasi muda.
Dalam kegiatan tersebut, kader Tapak Suci Sinjai membersamai para siswa SMPN Satap 4 Kajuara dalam penampilan demonstrasi pencak silat. Kehadiran mereka diharapkan dapat memberikan motivasi sekaligus menjadi penyemangat bagi para siswa untuk menekuni olahraga bela diri tersebut.
Pembina Tapak Suci SMPN Satap 4 Kajuara, Ideham, S.Pd., berharap pembukaan ekstrakurikuler ini menjadi awal lahirnya atlet-atlet muda yang mampu mengharumkan nama sekolah dan daerah.
“Semoga ke depannya SMPN Satap 4 Kajuara bisa mencetak bibit-bibit atlet yang berprestasi di daerah hingga kancah internasional. Amin,” harapnya.
Sementara itu, kader Tapak Suci Sinjai, Ikhlasul Amal, menyebut kehadiran mereka merupakan bentuk solidaritas antarkader dalam memperluas pembinaan Tapak Suci, khususnya di wilayah yang masih membutuhkan dukungan pengembangan kegiatan.
“Ini merupakan bentuk solidaritas kami sebagai tetangga kabupaten dalam mendukung tersebarnya Tapak Suci hingga ke pelosok. Kami ingin menunjukkan bahwa mereka tidak sendiri,” ungkap Ikhlasul Amal.
Menurutnya, semangat persyarikatan tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan di lingkungan sendiri, tetapi juga melalui kepedulian dan dukungan terhadap kader serta generasi muda di daerah lain.
Ia berharap, ekstrakurikuler Tapak Suci di SMPN Satap 4 Kajuara dapat terus berkembang dan melahirkan pesilat-pesilat muda yang memiliki kemampuan bela diri, karakter yang kuat, serta menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman.
“Semoga ini menjadi awal yang baik. Insyaallah, beberapa bulan ke depan saat kami datang kembali, sudah lahir banyak bibit pesilat dari sekolah ini,” tambahnya.
Kegiatan ini menjadi salah satu wujud semangat kebersamaan dalam gerakan pembinaan generasi muda melalui Tapak Suci Muhammadiyah.
Dengan dukungan dan pendampingan berkelanjutan, ekstrakurikuler tersebut diharapkan menjadi wadah lahirnya pesilat berprestasi dari pelosok Kabupaten Bone.








