SAUDAGAR.NEWS, Sinjai – Untuk meningkatkan kapasitas para peternak, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) ‘Padaidi’ Desa Palae, Kecamatan Sinjai Selatan, menggelar pelatihan teknis bagi peternak mitra sebagai bagian dari penguatan program ketahanan pangan desa.
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Pembuatan Pakan, Dusun Caboro ini difokuskan pada peningkatan keterampilan pengolahan pakan sapi potong, Selasa (27/01/2026).
Pelatihan tersebut diikuti puluhan peternak yang tergabung dalam unit usaha penggemukan sapi BUMDes Padaidi.
Para peserta mendapatkan pembekalan teori hingga praktik pembuatan pakan konsentrat mandiri serta teknik fermentasi hijauan pakan (silase) untuk menjaga ketersediaan pakan sepanjang tahun.
Kepala Desa Palae, Irham Asfar menegaskan bahwa peningkatan kapasitas peternak menjadi faktor utama keberhasilan program ketahanan pangan di tingkat desa.
“Ketahanan pangan tidak hanya soal penyerahan ternak, tetapi juga kesiapan sumber daya manusia. Melalui pelatihan ini, kami ingin peternak memiliki kemampuan memproduksi pakan sendiri secara efisien agar hasil ternak lebih optimal dan berdampak langsung pada ekonomi warga,” ujarnya.
Direktur BUMDes Padaidi, Irmayanti mengatakan pelatihan ini merupakan bentuk pendampingan berkelanjutan kepada peternak mitra.
“Kami berkomitmen mendampingi mitra dari hulu ke hilir. Dengan penguasaan teknik konsentrat dan silase, pertumbuhan bobot sapi bisa lebih cepat sehingga keuntungan peternak dan BUMDes dapat meningkat,” ucap Irma sapaan akrabnya.
Materi pelatihan disampaikan oleh perwakilan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sinjai, Hasfarid Achmad dan Hj. Rosdiana.
Keduanya memandu peserta memanfaatkan bahan lokal sebagai pakan alternatif yang lebih ekonomis.
“Pembuatan konsentrat mandiri bertujuan menekan biaya produksi tanpa mengurangi kualitas pakan,” jelas Hasfarid Achmad.
Sementara itu, Hj. Rosdiana menekankan pentingnya teknik silase untuk menghadapi kondisi musim kemarau.
“Dengan silase, hijauan pakan dapat diawetkan dan disimpan lebih lama. Ini menjadi solusi atas keterbatasan rumput dan fluktuasi harga pakan pabrikan,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Desa Palae bersama BUMDes Padaidi optimistis mampu mendorong produktivitas peternak sekaligus menjadikan Desa Palae sebagai salah satu sentra penggemukan sapi potong yang berdaya saing di Kabupaten Sinjai.













