📌 Baca Sekilas
1. KM Banawa Nusantara 27 Bukti Nyata
2. Pete-pete Laut layanan transportasi laut secara gratis
3. Pete-pete Laut solusi transportasi warga kepulauan
4. Pete-pete Laut fasilitas publik warga kepulauan
5. 5 awak kapal memenuhi standar kompetensi dan sertifikasi yang dipersyaratkan
6. Pete-pete Laut beroperasi satu kali setiap pekan, setiap hari Senin
7. Pete-pete Laut hadir membuka akses layanan pendidikan, kesehatan, dan aktivitas ekonomi masyarakat pulau
Program Pete-pete Laut diprioritaskan untuk mendukung mobilitas tenaga pendidik, tenaga kesehatan, pelajar, serta masyarakat umum yang tinggal di wilayah Kepulauan Sangkarrang.
Yang menarik, layanan ini akan diberikan secara gratis kepada masyarakat.
“Banyak yang bertanya berapa biaya tiketnya. Sesuai arahan Bapak Wali Kota, insya Allah layanan ini gratis untuk masyarakat Kepulauan Sangkarrang,” ungkapnya.
Di sisi lain, Rheza juga menekankan tantangan infrastruktur yang masih dihadapi sejumlah pulau tujuan selama kapal kayu tersebut menuju pulau dengan membawa penumpang.
Dari empat pulau yang akan dilayani, sebagian masih memiliki keterbatasan dermaga dan kedalaman perairan sehingga kapal berukuran besar belum dapat bersandar secara langsung.
Ia mencontohkan kondisi di Pulau Bone Tambu yang memiliki kedalaman perairan sekitar satu meter di area dermaga, sehingga kapal harus menggunakan perahu penghubung atau tender boat untuk menurunkan dan menaikkan penumpang.
“Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri. Karena itu kami berharap ke depan dapat dibangun dermaga yang lebih representatif di pulau-pulau tujuan agar kapal-kapal yang lebih besar dapat bersandar dengan aman dan nyaman,” ujarnya.
Melalui kehadiran Pete-pete Laut, Rheza berharap konektivitas antar pulau di wilayah Kepulauan Sangkarrang semakin baik, sekaligus membuka akses yang lebih mudah bagi layanan pendidikan, kesehatan, dan aktivitas ekonomi masyarakat pulau.
“Karena program ini menjadi langkah awal Pemkot Makassar dalam menghadirkan layanan transportasi publik laut yang terintegrasi, aman, terjangkau, bagi warga di pulau-pulau terluar Kota Makassar,” tukansya.
Pada kegiatan tersebut turut hadir Ketua TP PKK Kota Makassar Melinda Aksa, Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifly Nanda, serta jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kota Makassar.
Seperti Kadis PU, Kaban BPKAD, Kadis Pendidikan, Kalak BPBD, Kabag Kesra, Kabag Protokol, serta Kadis Perdagangan, dan Kadis Kesehatan. (*)








