‘Aisyiyah Sinjai Bekali Calon Ibu Muda Hadapi Tantangan Pola Asuh di Era Digital

SAUDAGAR.NEWS, Sinjai – Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Kabupaten Sinjai melalui Lembaga Penelitian dan Pengembangan menggelar seminar bertajuk “Keluarga Sakinah di Era Gen-Z: Panduan ‘Aisyiyah Membimbing Calon Ibu Muda Menghadapi Tantangan Pola Asuh Digital” di Cafe 81, Senin (10/08/2026).

Seminar tersebut digelar sebagai upaya membekali perempuan muda dan calon ibu dengan pengetahuan dalam menghadapi kompleksitas pengasuhan anak di tengah perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi digital.

Kegiatan ini menjadi respons ‘Aisyiyah terhadap dinamika kehidupan keluarga yang terus berkembang.

Generasi Z yang kini mulai memasuki fase pernikahan dinilai membutuhkan tuntunan keagamaan yang kontekstual agar mampu membangun fondasi rumah tangga yang harmonis di tengah tantangan era digital.

Salah satu tantangan yang menjadi perhatian dalam seminar tersebut adalah tingginya paparan gawai dan internet terhadap anak sejak usia dini.

Lingkungan digital yang terkoneksi secara terus-menerus dapat memberikan dampak positif, namun juga berpotensi memengaruhi moral dan karakter anak apabila tidak disertai pendampingan serta kontrol dari orang tua.

Sekretaris Lembaga Penelitian dan Pengembangan ‘Aisyiyah Sinjai, R. Nurhayati yang menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut, menekankan pentingnya membangun komunikasi yang efektif antara orang tua dan anak.

“Orang tua tidak cukup hanya melarang anak menggunakan gawai. Yang lebih penting adalah membangun komunikasi, memahami dunia digital yang dihadapi anak, kemudian mendampingi mereka agar mampu menggunakan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab,” ujar R. Nurhayati.

Menurutnya, edukasi digital harus menjadi bagian dari kehidupan seluruh anggota keluarga. Orang tua perlu memiliki pemahaman yang memadai agar dapat menjadi pendamping sekaligus teladan bagi anak dalam memanfaatkan teknologi.

“Pengasuhan di era digital membutuhkan keseimbangan antara nilai-nilai agama, kedekatan emosional dan literasi digital. Orang tua harus hadir, bukan hanya secara fisik, tetapi juga memahami ruang digital tempat anak tumbuh dan berkembang,” tambahnya.

Dalam seminar tersebut, peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai strategi komunikasi antara orang tua dan anak di era digital, termasuk cara menetapkan batasan screen time yang sehat dalam lingkungan keluarga.

Selain pemaparan materi, ‘Aisyiyah Sinjai turut memanfaatkan momentum tersebut untuk meluncurkan panduan keluarga sakinah.

Buku panduan itu memuat langkah-langkah praktis pengasuhan yang memadukan nilai-nilai spiritual keislaman dengan literasi digital.

Panduan tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu rujukan bagi para ibu muda dalam menjalankan peran pengasuhan sekaligus membangun keluarga yang harmonis dan tangguh menghadapi perubahan zaman.