SAUDAGAR.NEWS, Makassar – Kesadaran akan pentingnya media sebagai ruang strategis dakwah mendorong Dewan Pengurus Daerah (DPD) Wahdah Islamiyah Sinjai mengutus dua kadernya untuk mengikuti Workshop Kehumasan, Media, dan Brand Wahdah Islamiyah yang diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Wahdah Islamiyah di Makassar, Sabtu (31/01/2026) kemarin.
Dua utusan tersebut adalah Syahrul Sapnur selaku Ketua Medikom dan Humas DPD Wahdah Islamiyah Sinjai, serta Ikhlasul Amal sebagai anggota.
Keduanya mengikuti kegiatan yang bertujuan meningkatkan kapasitas kehumasan dan pengelolaan media di lingkungan Wahdah Islamiyah, khususnya dalam menghadapi tantangan dakwah di era digital.
Workshop ini menghadirkan Sekretaris Jenderal DPP Wahdah Islamiyah, H. Syaibani Mujiono, sebagai narasumber utama.
Dalam pemaparannya, ia menegaskan bahwa media saat ini bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan pintu utama bagi masyarakat untuk mengenal organisasi dan nilai-nilai Islam.
“Di era digital, banyak pintu bagi orang untuk mengenal organisasi kita. Pintunya adalah lewat media,” tegas Ustadz Syaibani.
Ia menambahkan, derasnya arus informasi menuntut kesiapan kehumasan dan media agar pesan dakwah tidak tertinggal maupun tergerus oleh narasi lain yang tidak sejalan dengan nilai-nilai Islam.
“Kehumasan dan media ini menjadi perhatian kita di era digital saat ini,” ujarnya.
Lebih lanjut, Sekjen DPP Wahdah Islamiyah mengaitkan urgensi media dengan nilai al-qalam dan al-bayan dalam Al-Qur’an.
Ia juga menyoroti tantangan zaman modern, di mana informasi semakin bebas beredar sementara otoritas keilmuan kerap terpinggirkan.
Oleh karena itu, kader Wahdah Islamiyah didorong untuk hadir secara aktif, cerdas, dan bertanggung jawab di ruang media.
Keikutsertaan Syahrul Sapnur dan Ikhlasul Amal dalam workshop ini menjadi bagian dari ikhtiar DPD Wahdah Islamiyah Sinjai untuk memperkuat peran media dakwah di tingkat daerah, agar pesan Islam dapat tersampaikan secara profesional, terarah, dan tetap relevan dengan perkembangan zaman.











