Komisi A DPRD Makassar Soroti Rendahnya Realisasi Anggaran OPD Triwulan Pertama 2025

Saudagar.News, Makassar – Komisi A DPRD Kota Makassar menggelar rapat monitoring dan evaluasi (monev) triwulan pertama tahun 2025 bersama sejumlah mitra kerja di ruang rapat Komisi A DPRD Makassar, Kamis (10/4/2025).

Rapat ini dipimpin langsung oleh Ketua Komisi A, Andi Phalevi dari Fraksi Gerindra, didampingi anggota lainnya seperti Ir. Zulkarnaen, Andi Hadi Ibrahim Baso, dan Irwan Jafar.

Dalam pertemuan tersebut, Andi Phalevi menyoroti rendahnya capaian realisasi fisik dan anggaran di awal tahun 2025. Ia mengungkapkan bahwa rata-rata capaian dari pihak kecamatan di Kota Makassar masih berkisar di angka 10 hingga 15 persen. Bahkan, beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mencatatkan realisasi yang lebih rendah, hanya sekitar 4 persen.

“Secara keseluruhan, realisasi fisik dan anggaran masih sangat rendah. Kalau di kecamatan itu rata-rata di kisaran 10-15 persen, dan ada OPD yang baru sampai 4 persen. Ini sangat memprihatinkan,” ungkap Phalevi.

Ia menambahkan, sebagian besar penggunaan anggaran saat ini hanya terserap untuk pembayaran gaji pegawai. Sementara program kerja dan kegiatan lainnya belum berjalan signifikan akibat belum optimalnya serapan anggaran.

“Kami lihat yang berjalan hanya pembayaran gaji. Program-program belum bisa jalan karena belum bisa melaksanakan kegiatan yang direncanakan. Ini perlu perhatian serius,” tegasnya.

Komisi A DPRD Makassar mendorong Pemerintah Kota untuk segera melakukan langkah percepatan dalam penyerapan anggaran dan pelaksanaan program kegiatan. Ia juga mengingatkan agar tidak terjadi penumpukan realisasi anggaran di akhir tahun yang bisa menyulitkan proses pembahasan perubahan anggaran.

“Jangan sampai nanti di triwulan terakhir malah menumpuk semua, dan akhirnya menyulitkan saat perubahan anggaran. Itu yang kami ingin cegah,” tutup Andi Phalevi.