Saudagar.News, Makassar – Anggota Komisi B Bidang Ekonomi dan Keuangan DPRD Makassar, Kasrudi, menyampaikan keprihatinannya terhadap lambannya kinerja SKPD dalam mengeksekusi anggaran. Rabu (9/4/2025).
Serapan anggaran sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Kota Makassar menjadi sorotan tajam anggota DPRD Kota Makassar.
Dalam rapat monitoring dan evaluasi (monev) yang digelar bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terungkap bahwa realisasi anggaran hingga triwulan pertama 2025 masih sangat minim.
hingga memasuki pertengahan April bahkan mendekati Mei rata-rata serapan anggaran .
”Mulai tanggal 9 sampai 11 April 2025 kami pantau progresnya, dan hasilnya sangat memprihatinkan, baru mencapai sekitar 10 persen. angka serapannya masih sangat rendah,”ungkapnya.
Politisi Partai Gerindra Makassar itu juga menyoroti alasan yang kerap digunakan sebagai pembenaran atas keterlambatan, yakni pergantian pimpinan di lingkup pemerintahan, baik wali kota maupun kepala dinas.
Ia menegaskan, hal tersebut seharusnya tidak menjadi alasan untuk menunda pelaksanaan program, terutama yang menyentuh langsung masyarakat.
”Kalau anggarannya sudah disahkan dalam APBD pokok, jalankan saja. Jangan tunggu kepala dinas definitif. Ini uang rakyat, harus dikembalikan dalam bentuk manfaat nyata, bukan disimpan begitu saja,” tegasnya.
Sementara itu, dari sisi pembangunan fisik, sorotan juga datang dari anggota Komisi C Bidang Pembangunan DPRD Makassar, Imam Musakkar, yang mengungkapkan keprihatinannya atas lambannya realisasi anggaran khususnya dalam sektor infrastruktur dan pembangunan kota.














