SAUDAGAR.NEWS, Sinjai – Pemerintah Kabupaten Sinjai terus berupaya memperkuat layanan air bersih bagi masyarakat.
Salah satu langkah yang ditempuh yakni melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Perumda Air Minum Tirta Sinjai Bersatu (TSB) dan PT Moya Indonesia terkait rencana kerja sama investasi pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM).
Penandatanganan nota kesepahaman tersebut disaksikan langsung oleh Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, di Command Center Rumah Jabatan Bupati Sinjai, Jumat (10/7/2026).
MoU ditandatangani oleh Direktur Perumda Air Minum TSB, Nasrullah Mustamin, bersama Chief Investment Officer PT Moya Indonesia, Ahmad Syafiq.
Kegiatan ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Sinjai, Andi Jefrianto Asapa, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemkab Sinjai.
Kerja sama tersebut menjadi tahapan awal untuk menjajaki investasi pengembangan infrastruktur SPAM yang diharapkan mampu meningkatkan kapasitas penyediaan air bersih di wilayah pelayanan Perumda Air Minum Tirta Sinjai Bersatu.
Direktur Perumda Air Minum TSB, Nasrullah Mustamin, menjelaskan bahwa penandatanganan MoU belum masuk pada tahap pembangunan, melainkan diawali dengan proses survei dan penyusunan studi kelayakan.
“Kerja sama ini merupakan langkah awal. Tahap pertama adalah melakukan survei dan perhitungan teknis yang nantinya menghasilkan feasibility study. Jika hasil kajiannya dinyatakan layak, maka akan dilanjutkan ke tahap pembangunan. Harapan kami, kerja sama ini dapat menghadirkan layanan air bersih yang berkesinambungan sehingga masyarakat Kabupaten Sinjai dapat menikmati pelayanan air selama 24 jam,” ujarnya.
Sementara itu, Chief Investment Officer PT Moya Indonesia, Ahmad Syafiq, mengatakan model kerja sama yang diusulkan menggunakan skema business to business antara Perumda Air Minum dan pihak swasta agar proses pengembangan dapat berjalan lebih cepat.
“PT Moya Indonesia memang fokus pada sektor penyediaan air minum dan telah menjalin kerja sama di sejumlah daerah. Saat ini kapasitas pengolahan yang kami kelola mencapai sekitar 39.300 liter per detik, sedangkan kebutuhan Kabupaten Sinjai berada di kisaran 280 liter per detik. Kami berharap kolaborasi ini menjadi kontribusi nyata untuk menghadirkan pelayanan air bersih yang semakin berkualitas, andal, dan dapat segera dirasakan masyarakat,” katanya.
Sementara, Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif menyampaikan bahwa kerja sama tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya akses terhadap air bersih.
Menurutnya, kerja sama ini merupakan bagian dari rencana aksi Pemerintah Kabupaten Sinjai dalam memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat.
“Kami berharap kehadiran PT Moya Indonesia dapat memperkuat pembangunan sektor air minum, memperluas jangkauan pelayanan, sekaligus memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah. Ini adalah bentuk komitmen pemerintah untuk memenuhi hak masyarakat atas pelayanan kebutuhan dasar,” tegas Ratnawati.











