DPD APJI Sulsel dan Catering Melati Gelar Seni Ukir Buah

Saudagar.News, Makassar – Dewan Pengurus Daerah Asosiasi Pengusaha Jasa Boga (APJI) Sulawesi-Selatan melaksanakan kegiatan seni ukir buah dan jelly art yang digelar di Café Turatea, Kamis (13/1/2022).

Seni ukir buah atau yang sering disebut dengan fruit carving adalah sebuah seni menghidangkan makanan dengan keindahan, yang menggunakan media buah yang berbentuk bulat, serta memiliki tekstur yang lunak.

Seni ukir buah seringkali ditemui pada acara prasmanan sebagai hiasan atau garnis. Sebagai hiasan buah yang telah diukir sedemikian rupa tentu saja bisa dikonsumsi. Desain ukir yang disajikan beraneka ragam, mulai bentuk bunga dan bentuk lainnya.

“Seni ukir buah memberi nilai tambah dan tampilan menu menjadi lebih menarik. Dekorasi dalam satu kegiatan menjadi pusat perhatian para tamu,” Ujar H. Lukman AR Gassing, Ketua DPD APJI Sulsel dan pemilik Catering Melati.

Lebih lanjut, H. Lukman AR Gassing yang merupakan Ketua DPD APJI Sulsel menjelaskan bahwa jenis buah yang sering digunakan untuk seni ukir buah yaitu jenis buah yang lebih keras dengan kulit yang lebih tebal sehingga lebih mudah dibentuk atau diukir,  seperti pepaya, semangka, wortel, lobak dan beberapa jenis labu, yakni labu butternut dan labu parang.

Seni ukir buah membutuhkan keahlian dan ketelitian yang sangat tinggi serta butuh konsep dan ide yang cemerlang dalam memilih konsep ukiran buah yang disesuaikan dengan tema acara.

Saat ini, harga untuk ukir buah di Makassar bermacam-macam tergantung jenis ukir buah yang dipilih. Biasanya harganya berkisar Rp 200.000 hingga Rp 3.000.000 per paket. Harga ini relative, tergantung pesanan pelanggan mulai dari jenis ukiran, ukuran serta jenis buah-buahan yang digunakan.